Jambi - Ada yang janggal dari postur rencana belanja Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2026. Aliran dana miliaran rupiah dari APBD tampaknya tidak mengalir merata. Wilayah pesisir seolah menjadi 'anak emas' yang kebanjiran duit, sementara kelompok pembudidaya di wilayah daratan (pedalaman) dibuat 'mengering'.
Berita Jambi Terkini
Jambi - Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) langsung tancap gas merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di awal Tahun Anggaran 2026. Sebuah paket bantuan bernilai jumbo, yakni Rp 4.032.000.000 (Rp 4 Miliar lebih), telah disiapkan khusus untuk memborong hewan ternak beserta pakan dan obat-obatannya.
Dinas Pendidikan Provinsi Jambi tak pernah berhenti menyiapkan fasilitas belajar di sekolah-sekolah. Tahun ini, anggaran senilai Rp 8 miliar disiapkan untuk belanja komputer.
Berdasarkan data yang dihimpun, dana fantastis miliaran rupiah itu digunakan untuk memborong 550 unit PC All-in-One (AIO).
Jika total pagu anggaran dibagi dengan jumlah volume barang (Rp 8.076.750.000 dibagi 550 unit), maka harga satu unit PC All-in-One yang akan dibeli oleh Disdik Jambi dipatok pada kisaran harga Rp 14.685.000 per unit.
PT. Aria Jasa Reksatama ditetapkan sebagai pemenang tender proyek APBN di Jambi, paket 10 Core Team Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan Nasional Provinsi Jambi. Nilai proyek mencapai 5,3 miliar. Penelusuran tim Jambi Link dan Jambi Satu menunjukkan perusahaan ini terseret dalam pusaran kasus megakorupsi pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated (Tol MBZ), yang merugikan negara triliunan rupiah.
Jambi - Bola panas dugaan praktik jual beli jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) di Kota Jambi yang menyeret nama 'Genk P' dan 'Genk A' akhirnya direspons Dinas Pendidikan Kota Jambi. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Jaelani, akhirnya angkat bicara mengenai isu liar yang menyebut adanya permintaan mahar hingga Rp 100 juta tersebut.
Geger penemuan mayat di Bayung Lencir dengan kondisi tertutup mata dan tangan terikat lakban dan kaki diikat tali, diduga terkait hilangnya Matnur, sopir rental mobil asal Tungkal, Jambi, yang hilang sejak 9 September 2024. Pihak keluarga dan polisi masih menelusuri kaitan temuan mayat ini.
***