Jambi - Gendang pelaksanaan proyek infrastruktur tahun anggaran 2026 mulai ditabuh. Mengawali tahun baru, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai menggulirkan tender strategis untuk memastikan kualitas infrastruktur di Provinsi Jambi.
Salah satu yang kini tengah berproses adalah tender Paket 10: Core Team Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan Nasional Provinsi Jambi.
Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan kode 61865024, proyek yang bersumber dari dana APBN 2026 ini memiliki nilai Pagu dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang fantastis, yakni mencapai Rp 5.384.890.000,00 (Rp 5,38 miliar).
Tender jasa konsultansi badan usaha konstruksi ini menarik minat tinggi. Tercatat sebanyak 45 peserta mendaftar untuk memperebutkan kontrak pengawasan jalan nasional tersebut.
Saat ini, tahapan tender telah memasuki fase krusial, yakni Pembukaan dan Evaluasi Penawaran File I: Administrasi dan Teknis. Kelompok Kerja (Pokja) pemilihan tengah menyeleksi ketat kualifikasi para peserta.
Dari hasil evaluasi sementara yang dirilis, persaingan terlihat sangat sengit di papan atas. Lima perusahaan konsultan tercatat berhasil meraih nilai teknis sempurna (100,0). Berikut daftarnya:
- PT. BUMI PERSADA ENGINEERING CONSULTANTS (Nilai: 100,0)
- PT. ANUGERAH KRIDAPRADANA (Nilai: 100,0)
- PT. Adiya Widyajasa (Nilai: 100,0)
- PT MONO HEKSA (Nilai: 100,0)
- PT. BERMUDA KONSULTAN (Nilai: 100,0)
Sementara itu, PT. ARIA JASA REKSATAMA menempel ketat dengan nilai 80,0, disusul PT. MULTI PHI BETA dengan nilai 60,0.

Di sisi lain, tidak semua peserta mulus melewati tahapan ini. Berdasarkan data evaluasi, PT. CITRA DIECONA dan PT. GUNUNG GIRI ENGINEERING CONSULTANT dinyatakan gugur di tahap ini karena hanya mengantongi nilai teknis 40,0.
"Tidak memenuhi ambang batas kualifikasi teknis," bunyi keterangan dalam hasil evaluasi tersebut.
Publik Jambi menaruh harapan besar pada proses seleksi ini. Mengingat vitalnya peran konsultan pengawas dalam menjamin mutu jalan dan jembatan nasional, masyarakat mendesak agar pemenang tender nantinya adalah perusahaan yang benar-benar berpengalaman, kompeten, dan berintegritas.
"Kita berharap pemenangnya bukan 'kaleng-kaleng', tapi yang punya rekam jejak bagus supaya jalan nasional di Jambi tahun 2026 ini mulus dan awet," ujar salah satu warga Jambi merespons dimulainya tender ini.(*)
Add new comment