Truk Hino vs Astrea di Simpang Mendalo, Satu Tewas di Tempat

Oleh: jambi1
Pada : WIB
Rubrik
Kriminal
IST

MUARO JAMBI – Persimpangan padat di Simpang Tiga Alfamart Mendalo, RT 12 Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), berubah menjadi lokasi tragedi, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Sebuah mobil Hino Box B 9149 UXY bertabrakan dengan sepeda motor Honda Astrea BH 5474 AM. Satu orang tewas di tempat.

Korban meninggal diketahui bernama Maryani. Sementara satu korban lainnya, Sarjono, mengalami luka-luka dan dilarikan ke RS Raden Mattaher Jambi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Muaro Jambi, Suwondo, menjelaskan mobil Hino Box melaju dari arah Muara Bulian menuju Pekanbaru.

Setiba di simpang tiga Mendalo, truk tersebut berbelok ke kiri.

Pada saat bersamaan, sepeda motor yang berada di belakang diduga berusaha mendahului dari sisi kiri.

Di titik itulah tabrakan terjadi.

“Sepeda motor berada di titik blind spot sehingga tidak terlihat oleh sopir truk,” ujar Suwondo.

Blind spot atau titik buta pada kendaraan besar menjadi salah satu faktor paling berbahaya dalam kecelakaan lalu lintas. Area ini tidak tertangkap kaca spion, sehingga kendaraan kecil sering tak terdeteksi pengemudi truk.

Benturan terjadi di sisi kiri kendaraan. Pengendara dan penumpang motor terpental ke badan jalan.

Warga sekitar berlari ke lokasi, beberapa mencoba mengevakuasi korban sebelum petugas tiba. Maryani dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat luka berat yang dialami.

Sarjono yang mengalami luka langsung dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis.

Kedua kendaraan kini diamankan di Mapolres Muaro Jambi guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Simpang Mendalo dikenal sebagai titik lalu lintas padat, terutama pada sore hari. Kombinasi kendaraan besar, arus cepat, dan manuver belok sering menciptakan situasi berisiko.

Polisi mengingatkan pengendara sepeda motor untuk tidak mendahului kendaraan besar dari sisi kiri, khususnya di area persimpangan.

“Blind spot truk sangat luas. Itu area berbahaya. Pengendara harus menjaga jarak aman dan tidak memaksakan manuver,” tegas Suwondo.

Setelah proses olah TKP selesai, arus lalu lintas kembali normal sekitar satu jam kemudian.

Namun bagi keluarga korban, persimpangan itu bukan lagi sekadar jalur lalu lintas—melainkan titik kehilangan yang tak bisa diputar ulang.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bahwa satu manuver kecil di titik buta bisa berujung fatal.

Add new comment

Restricted HTML

  • Allowed HTML tags: <a href hreflang> <em> <strong> <cite> <blockquote cite> <code> <ul type> <ol start type> <li> <dl> <dt> <dd> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.

BeritaSatu Network