Jambi – Kantor Wilayah (Kanwil) Bulog Jambi menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan harga pangan menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Intervensi pasar dilakukan melalui distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta operasi pasar murah di sejumlah titik.
Manajer Pengadaan dan Pelayanan Publik Perum Bulog Jambi, Ahmad Mazajjad Faqihuddin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan skema distribusi sekitar 200 ton beras per hari yang disalurkan ke pasar tradisional, ritel modern, hingga jaringan Indomaret.
“Kami menyiapkan berbagai upaya intervensi pasar guna menghadapi potensi lonjakan harga selama Ramadhan dengan menyalurkan beras SPHP serta menggelar operasi pasar murah bersama pemerintah daerah,” kata Ahmad di Jambi, Selasa.
Bulog Jambi berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan kabupaten/kota untuk menggelar gerakan pasar murah menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Operasi pasar dijadwalkan berlangsung satu hingga dua kali dalam sepekan. Informasi pelaksanaan akan diumumkan melalui dinas terkait serta disosialisasikan melalui flyer di masing-masing daerah.
Komoditas yang dijual dalam operasi pasar meliputi beras SPHP, beras premium, gula pasir, minyak goreng, hingga daging beku. Penyesuaian dilakukan berdasarkan ketersediaan sarana pendukung seperti freezer untuk penyimpanan daging.
“Komoditas yang paling banyak diminati masyarakat selama Ramadhan biasanya adalah beras sebagai kebutuhan utama, terutama untuk zakat dan pembuatan ketupat. Disusul minyak goreng, gula pasir, dan daging,” ujarnya.
Selain intervensi pasar, Bulog Jambi juga siap menyalurkan bantuan pangan pemerintah periode Februari dan Maret 2026. Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.
Program ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat serta memastikan kebutuhan pokok tetap terpenuhi selama Ramadhan.
Ahmad mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying menjelang bulan puasa.
“Kami mengimbau masyarakat tidak membeli berlebihan. Distribusi beras SPHP terus berjalan dan bantuan pangan juga akan disalurkan. Stok aman dan kebutuhan rumah tangga tetap tercukupi,” katanya.
Langkah Bulog ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di Provinsi Jambi, terutama saat permintaan meningkat menjelang Ramadhan.(*)
Add new comment