Jambi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melakukan penyegaran besar-besaran di lingkungan birokrasi dengan melantik dan mengukuhkan sebanyak 356 pejabat. Prosesi pelantikan dipimpin langsung Wali Kota Jambi dr. Maulana dan digelar di Taman Banjuran Budayo, Selasa (10/2/2026).
Dari total pejabat yang dilantik dan dikukuhkan, sebanyak 86 orang menempati jabatan baru sebagai hasil rotasi dan promosi. Sementara itu, 270 pejabat lainnya dikukuhkan menyusul penyesuaian nomenklatur jabatan, perubahan struktur organisasi perangkat daerah (OPD), serta penataan ulang posisi kerja.
Pelantikan tersebut mencakup berbagai jenjang jabatan, mulai dari pejabat administrator, pejabat pengawas, hingga aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi dr. Maulana menegaskan bahwa rotasi dan pengukuhan jabatan merupakan kebutuhan organisasi, bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, penyegaran birokrasi diperlukan agar pemerintahan berjalan lebih adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Rotasi ini merupakan kebutuhan organisasi. Selain sebagai penyegaran, juga untuk menyesuaikan perubahan struktur, meningkatkan kapasitas kinerja, serta mengisi jabatan yang kosong karena pejabat memasuki masa purna tugas,” ujar Maulana.
Ia menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Pemkot Jambi untuk melakukan pergeseran jabatan secara bertahap. Rotasi aparatur, kata dia, akan terus dilakukan sepanjang tahun seiring dengan evaluasi kinerja dan kebutuhan organisasi.
Maulana berharap para pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi dan langsung bekerja maksimal. Ia menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta menjaga integritas dan profesionalisme aparatur.
Rotasi jabatan ini juga disebut sebagai bagian dari upaya mendukung visi pembangunan “Kota Jambi Bahagia” yang dijalankan melalui 11 program prioritas pemerintah kota. Keberhasilan program tersebut, menurut Maulana, sangat bergantung pada soliditas dan sinergi antarperangkat daerah.
Pemkot Jambi optimistis penyegaran birokrasi ini akan menciptakan lingkungan kerja yang lebih dinamis, inovatif, dan berdaya saing. Penataan struktur organisasi diharapkan mampu mempercepat pengambilan keputusan, memperkuat koordinasi lintas OPD, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. (*)
Add new comment