Jakarta – Makan dalam porsi besar memang sering menggoda, apalagi saat akhir pekan atau momen liburan. Sayangnya, rasa puas kerap berubah jadi tidak nyaman ketika perut terasa penuh, kembung, dan begah setelah makan terlalu banyak.
Kondisi ini terjadi karena kemampuan lambung terbatas, sementara asupan makanan melampaui kapasitas cerna. Akibatnya, proses pencernaan melambat dan gas menumpuk di saluran cerna. Rasa tidak nyaman pun muncul dan bisa mengganggu aktivitas.
Jika sudah terlanjur begah, sebaiknya hindari minuman bersoda atau berkafein tinggi karena justru bisa memperparah kondisi lambung. Sebagai gantinya, sejumlah minuman alami dan sehat berikut ini bisa membantu meredakan rasa penuh di perut.
Mengutip laporan New York Post, berikut lima minuman yang bisa membantu perut terasa lebih lega setelah makan berlebihan.
1. Teh jahe
Jahe sudah lama dikenal sebagai bahan herbal andalan untuk masalah pencernaan. Teh jahe mengandung senyawa aktif gingerol dan shogaol yang mampu merelaksasi otot lambung serta mempercepat pengosongan perut.
Ahli gizi Crystal Orozco menyebut teh jahe sebagai “penolong utama” bagi mereka yang kerap mengalami gangguan pencernaan. Selain meredakan kembung dan gas, jahe juga bersifat antiinflamasi sehingga membantu mengurangi iritasi di saluran cerna.
Agar lebih nikmat, teh jahe bisa ditambahkan perasan lemon atau sedikit madu.
2. Teh biji adas
Biji adas atau fennel kerap digunakan sebagai rempah tradisional untuk melancarkan pencernaan. Kandungan anethole di dalamnya berfungsi mengendurkan otot usus dan membantu mengeluarkan gas yang terperangkap di perut.
Teh adas juga bersifat karminatif, sehingga dapat meredakan kram perut dan membantu proses buang air besar menjadi lebih lancar. Cocok diminum hangat setelah makan berat.
3. Air lemon
Air putih memang pilihan terbaik, namun menambahkan perasan lemon bisa memberikan manfaat ekstra. Air lemon diketahui mampu mempercepat proses pengosongan lambung hingga lebih dari satu kali lipat.
Selain itu, lemon bersifat diuretik ringan yang membantu tubuh membuang kelebihan cairan dan memperlancar kerja usus. Meski demikian, konsumsinya tetap perlu dibatasi, terutama bagi penderita maag atau asam lambung.
4. Air campur baking soda
Meski identik dengan bahan dapur, baking soda juga kerap digunakan sebagai solusi darurat untuk gangguan pencernaan. Campuran air dengan sedikit baking soda dapat membantu menetralkan asam lambung.
Ahli gizi Jennifer Christman menjelaskan bahwa natrium bikarbonat dalam baking soda bersifat basa dan bisa menurunkan tingkat keasaman lambung. Namun, minuman ini sebaiknya dikonsumsi sesekali dan tidak berlebihan karena kandungan natriumnya cukup tinggi.
5. Teh hijau
Teh hijau mengandung antioksidan katekin dan sedikit kafein yang dapat membantu melancarkan pergerakan usus. Sensasi hangatnya juga bisa mengurangi rasa tidak nyaman, termasuk kram ringan di perut.
Meski begitu, bagi orang yang sensitif terhadap kafein, teh hijau yang terlalu pekat justru bisa memicu asam lambung. Dianjurkan menyeduh sendiri dengan kadar ringan dan menghindari teh hijau kemasan.(*)
Add new comment