Jambi – Pergerakan kendaraan menjelang Mudik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mulai mengalami peningkatan signifikan. PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan trafik kendaraan pada sejumlah ruas tol utama pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Peningkatan tersebut terutama terlihat pada ruas tol yang menjadi penghubung antarkota serta akses menuju kawasan perkotaan. Lonjakan kendaraan diperkirakan akan terus bertambah seiring mendekatnya puncak arus mudik, terlebih menjelang diberlakukannya kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang mulai berlaku pada 16 Maret 2026.
Pelaksana Harian Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya Hamdani mengatakan secara keseluruhan trafik kendaraan di ruas tol yang telah beroperasi mencapai 135.924 kendaraan per hari.
Angka tersebut meningkat 31,16 persen dibandingkan trafik normal, menandakan masyarakat mulai melakukan perjalanan lebih awal menjelang libur Lebaran.
“Angka ini menunjukkan masyarakat mulai melakukan perjalanan lebih awal menjelang periode libur Lebaran,” ujar Hamdani.
Beberapa ruas tol mencatat peningkatan trafik yang cukup tinggi.
Ruas Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung dilintasi 21.655 kendaraan, meningkat 59,89 persen dari kondisi normal.
Sementara itu Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih mencatat 22.464 kendaraan, naik 60,27 persen dibandingkan trafik normal.
Untuk wilayah Jambi, ruas Tol Betung – Tempino – Jambi mencatat 10.526 kendaraan melintas atau meningkat 25,35 persen dari kondisi normal.
Di wilayah Sumatera lainnya, Tol Pekanbaru – Dumai dilintasi 16.859 kendaraan atau meningkat 5,28 persen, sedangkan Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar mencatat 7.440 kendaraan atau naik 21,29 persen.
Selain itu, Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat yang dikelola PT Hutama Marga Waskita mencatat 25.340 kendaraan atau meningkat 24,67 persen dari trafik normal.
Lonjakan tertinggi terjadi di Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 dengan 7.555 kendaraan, meningkat hingga 128,04 persen.
Meski sebagian besar ruas tol mengalami peningkatan trafik, beberapa ruas justru mencatat penurunan kendaraan.
Ruas Tol Bengkulu – Taba Penanjung tercatat 1.900 kendaraan atau turun 7,05 persen, sementara Tol Padang – Sicincin dilintasi 2.857 kendaraan atau turun 13,89 persen dibandingkan trafik normal.
Selain ruas tol yang telah beroperasi, Hutama Karya juga mencatat pergerakan kendaraan di ruas tol yang difungsikan sementara selama periode mudik.
Pada 14 Maret 2026, ruas Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji) dilintasi 3.418 kendaraan.
Sedangkan Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai) yang difungsionalkan selama periode mudik mencatat 5.409 kendaraan.
Secara keseluruhan, trafik di ruas tol fungsional tersebut mencapai 8.827 kendaraan.
Hutama Karya juga mencatat adanya antrean kendaraan cukup panjang di Exit Tol Pangkalan Balai pada ruas Palembang – Betung pada Jumat (13/3/2026).
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Hutama Karya bersama pihak kepolisian melakukan penyesuaian pola rekayasa lalu lintas yang mulai diterapkan pada Sabtu (14/3/2026).
Dalam skema rekayasa terbaru tersebut, kendaraan dari arah Kayu Agung menuju Kramasan diarahkan untuk keluar melalui Exit Pulo Rimau.
Penyesuaian ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus mengoptimalkan distribusi kendaraan pada ruas fungsional Tol Palembang–Betung.
PT Hutama Karya mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar merencanakan perjalanan dengan baik.
Pengguna jalan diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima.
Pengendara juga disarankan memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk demi menjaga keselamatan selama perjalanan.
Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran arus mudik di JTTS dengan menyiapkan petugas, fasilitas pendukung, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Selain itu, masyarakat dapat memantau kondisi lalu lintas secara berkala melalui akun resmi Hutama Karya Toll Road maupun aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan informasi operasional serta pembaruan trafik secara real-time. (*)
Add new comment