Jambi – Pemerintah Provinsi Jambi menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkai dengan Haul Datuk Paduka Berhala di Masjid Raya Tsamaratul Insan (Islamic Center), Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Al Haris bersama jajaran Forkopimda dan ribuan jamaah.
Peringatan Isra Mi’raj tersebut berlangsung khidmat dan diikuti Wakil Gubernur Abdullah Sani, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, pejabat dan pegawai Pemprov Jambi, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat dari berbagai daerah di Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris mengatakan bahwa Isra Mi’raj merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri, khususnya dalam meningkatkan kualitas ibadah dan amal perbuatan.
“Hari ini kita berada di penghujung bulan Rajab. Mudah-mudahan setiap ibadah dan amal yang kita lakukan membawa keberkahan dan tidak menjadi sia-sia,” kata Al Haris.
Al Haris juga mengajak masyarakat untuk bersyukur atas kondisi Provinsi Jambi yang hingga kini masih diberikan rasa aman dan kondusif. Menurutnya, stabilitas daerah harus dijaga bersama dengan memperkuat iman, persatuan, dan akhlak yang baik.
“Kita patut bersyukur karena Jambi masih aman dan nyaman. Mari kita jaga bersama-sama dengan saling menghormati dan menjaga persaudaraan,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengajak jamaah untuk mendoakan masyarakat di sejumlah daerah lain di Indonesia yang tengah mengalami bencana alam agar diberikan kesabaran dan segera dipulihkan oleh Allah SWT.
“Semoga Jambi senantiasa dijauhkan dari bencana dan masyarakatnya hidup rukun dan damai,” ucap Al Haris.
Selain memperingati Isra Mi’raj, kegiatan ini juga dirangkai dengan Haul Datuk Paduka Berhala, tokoh penyebar Islam di Jambi yang dikenal dengan nama Ahmad Salim. Al Haris menjelaskan bahwa Datuk Paduka Berhala merupakan ulama yang menyebarkan Islam di Jambi dengan cara damai dan penuh hikmah.
“Beliau datang bukan untuk menaklukkan, tetapi membawa ajaran Islam yang sejuk sehingga bisa diterima masyarakat,” jelasnya.
Menurut Al Haris, sejarah masuknya Islam di Jambi menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam yang berkembang adalah Islam yang damai, menyatukan, dan menjunjung tinggi persaudaraan.
“Kita punya tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para ulama dengan memakmurkan masjid dan membina generasi muda agar menjadi generasi yang berakhlak mulia,” tambahnya.
Peringatan Isra Mi’raj dan Haul Datuk Paduka Berhala tersebut diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Muhammad Muhajir serta pembacaan manaqib Datuk Paduka Berhala yang menambah kekhusyukan suasana acara.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat nilai keimanan, kebersamaan, dan persatuan masyarakat Jambi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.(*)
Add new comment