Jakarta – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali mencairkan sejumlah bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat penerima manfaat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengumumkan bahwa pencairan bansos tahap ketiga akan dimulai pada 19 Agustus 2025 untuk program BPNT dan PKH. Tidak hanya itu, ada enam jenis bansos yang cair serentak menjelang hari kemerdekaan.
Bahkan pada 17 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan informasi terbaru terkait kebijakan bansos, termasuk uji coba sistem pembayaran berbasis Payment ID yang diklaim lebih efisien memantau arus dana ke penerima.
6 Jenis Bansos yang Cair Menjelang 17 Agustus 2025
- BLT Dana Desa
- Nominal: Rp900 ribu.
- Mekanisme: dicairkan di kantor desa/lurah.
- Jika Juli lalu sudah menerima Rp300 ribu, bulan ini akan cair sisanya Rp600 ribu.
- Target: KPM berpenghasilan harian Rp11 ribu (Rp300 ribu/bulan) atau penderita penyakit menahun yang tidak lolos bansos lain.
- Program Indonesia Pintar (PIP)
- Periode: Agustus–Oktober 2025.
- Penerima: jenjang SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa, termasuk sekolah madrasah (MI, MTs, MA).
- Nominal bervariasi sesuai jenjang pendidikan.
- KIS PBI JKN
- Penerima: peserta BPJS Kesehatan kelas III.
- Nominal: Rp42 ribu/bulan ditanggung pemerintah.
- Tujuan: menjamin layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Status: tahap II susulan dan peralihan.
- Mekanisme: pencairan melalui Kantor Pos (susulan) atau KKS (peralihan).
- Penerima: keluarga miskin dengan komponen pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
- Status: sama seperti PKH, yakni tahap II susulan dan peralihan.
- Mekanisme: pencairan melalui sistem non-tunai dengan kartu elektronik.
- Bantuan Beras 10 Kg
- Nominal: 10 kg per KPM, dengan sistem rapel 20 kg untuk Juni–Juli.
- Catatan: setelah periode ini, bantuan beras tidak akan dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Dalam momentum HUT RI ke-80, Kemensos juga akan menguji coba sistem pembayaran Payment ID. Sistem ini dinilai lebih akurat dalam memantau aliran dana bansos agar tepat sasaran. Namun, Kemensos masih akan mengevaluasi apakah mekanisme baru ini mempermudah atau justru menimbulkan kendala di lapangan.
Kemensos menegaskan bahwa pencairan bansos ini diharapkan membantu masyarakat menjelang hari kemerdekaan sekaligus memperkuat daya beli. Pemerintah juga menekankan pentingnya transparansi distribusi bantuan agar tidak terjadi kebocoran maupun salah sasaran.(*)
Add new comment