JAMBI – Pembangunan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Betung-Tempino-Jambi (Betejam) Seksi 4 mencatat kemajuan signifikan dengan progres konstruksi mencapai 68,28% hingga akhir Januari 2025.
Tol sepanjang 19 km, yang menghubungkan Simpang Susun (IC) Tempino ke IC Simpang Ness, terus dikebut untuk mengejar target penyelesaian pada pertengahan 2025.
EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Adjib Al Hakim, mengungkapkan bahwa berbagai pekerjaan utama telah diselesaikan, termasuk penyambungan perkerasan beton, pembangunan struktur box culvert, dan box traffic.
“Kami optimis Tol Betejam Seksi 4 bisa selesai tepat waktu. Saat ini, berbagai pekerjaan infrastruktur utama telah berjalan sesuai rencana,” ujarnya, Kamis (13/2/2025).
Meskipun progres berjalan lancar, proyek ini menghadapi sejumlah tantangan, terutama dari kondisi tanah lunak yang membutuhkan metode khusus seperti preloading dan pileslab.
"Sebagian besar trase jalan tol melewati tanah lunak, sehingga diperlukan penanganan khusus untuk memastikan daya tahan jalan," tambah Adjib.
Selain kondisi tanah, faktor cuaca yang tidak menentu juga menjadi tantangan dalam proses konstruksi.
Sementara itu, Junior Project Director HK Tol Betejam Seksi 4, Ahmadi, menambahkan bahwa pembangunan rest area di tol ini sudah mulai dikerjakan. Dua rest area bertipe A, dengan luas sekitar 6 hektare, akan dibangun di kedua sisi jalan tol.
“Rest area akan dibuat berhadapan, dengan fasilitas lengkap, termasuk area untuk SPBU dan kios UMKM yang mengedepankan kearifan lokal,” jelas Ahmadi.
Lokasi rest area ini berada di Desa Bertam, sekitar STA 158, yang nantinya dapat menjadi pusat peristirahatan modern dengan fasilitas lengkap.
Pembangunan Tol Betejam Seksi 4 dimulai pada Juni 2024, dan diharapkan rampung pada pertengahan 2025. Pekerjaan pengangkatan balok girder juga terus dilakukan dengan sistem buka-tutup jalan nasional untuk meminimalkan dampak terhadap lalu lintas.
"Kami optimis menyelesaikan proyek ini sesuai jadwal, demi meningkatkan konektivitas dan perekonomian masyarakat di wilayah Jambi," pungkas Ahmadi.(*)
Add new comment