Pemkab Muaro Jambi Anggarkan Rp 3,7 Miliar untuk Belanja Tidak Terduga, Fokus Penanganan Jalan Darurat

Oleh: jambi1
Pada : WIB
Rubrik
Daerah
IST

SENGETI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengalokasikan anggaran Rp 3,7 miliar dalam APBD 2025 untuk Belanja Tidak Terduga (BTT). Dana ini dipersiapkan untuk menghadapi kondisi darurat, kebutuhan mendesak, serta bantuan sosial yang tak terduga.

Sekretaris Daerah Muaro Jambi, Budhi Hartono, menegaskan bahwa Pemkab juga tengah berupaya mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi guna mempercepat penanganan bencana serta infrastruktur yang terdampak.

"Untuk APBD, kita anggarkan Rp 3,7 miliar. Sebagian dana ini akan segera digunakan untuk perbaikan jalan yang hampir putus di Desa Dusun Mudo, Kecamatan Taman Rajo," ujar Budhi, Selasa (11/2/2025).

Salah satu prioritas penggunaan dana BTT adalah menangani jalan kritis di Desa Dusun Mudo yang terancam putus akibat abrasi sungai dan curah hujan tinggi.

Sekretaris Dinas PUPR Muaro Jambi, Puja Susanto, menyebutkan bahwa Rp 600 juta dari BTT akan digunakan untuk pengalihan jalan ke jalur baru, bukan perbaikan jalan yang rusak.

"Kita tidak bisa memperbaiki titik jalan yang tergerus abrasi karena keterbatasan anggaran dan lokasi berada di bibir sungai, yang merupakan wewenang Balai Sungai. Solusinya, kita alihkan jalan ke lokasi baru," jelas Puja.

Namun, langkah ini masih membutuhkan persetujuan pemilik lahan sebelum proyek bisa dieksekusi.

Pemerintah berencana melakukan sosialisasi kepada warga setempat agar proyek bisa segera dimulai.

"Jika masyarakat menyetujui rencana ini, maka pengerjaan jalan bisa langsung dilakukan. Kami berharap ada dukungan penuh agar akses masyarakat tidak terganggu lebih lama," tambah Puja.

Ruas jalan di Desa Dusun Mudo sudah lama mengalami kerusakan akibat pengikisan sungai, namun situasi semakin memburuk akibat hujan lebat dan naiknya debit air sungai.

Selain alokasi untuk jalan di Dusun Mudo, anggaran BTT Muaro Jambi juga disiapkan untuk berbagai keadaan darurat lainnya, termasuk bencana alam dan bantuan sosial.

Pemkab berharap dengan adanya anggaran BTT ini, respons terhadap kejadian tak terduga bisa lebih cepat dan efektif, sehingga aksesibilitas masyarakat tetap terjaga dan dampak bencana bisa diminimalkan.

Dengan komitmen ini, Pemkab Muaro Jambi menunjukkan keseriusannya dalam menangani permasalahan infrastruktur dan bencana, meskipun tantangan anggaran tetap menjadi kendala utama.(*)

Add new comment

Restricted HTML

  • Allowed HTML tags: <a href hreflang> <em> <strong> <cite> <blockquote cite> <code> <ul type> <ol start type> <li> <dl> <dt> <dd> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.

BeritaSatu Network