Tanjab Barat – Safari Ramadan perdana Tahun 1447 H/2026 M Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berlangsung khidmat di Masjid Husnul Yaqin, Desa Teluk Kulbi, Kecamatan Betara, Sabtu (21/02).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I bersama Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., Sekretaris Daerah, Dandim, Kapolres, Kajari, para Kepala OPD, Baznas, Camat Betara, Kepala Desa Teluk Kulbi, tokoh agama, dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Tanjung Jabung Barat bersama Wakil Gubernur menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi 50 paket sembako, bantuan CSR sebesar Rp10 juta, bantuan penanganan stunting untuk 15 orang, santunan anak yatim, serta santunan bagi 10 ta’mir masjid.
Bupati Anwar Sadat mengatakan Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi sekaligus memastikan program pembangunan berjalan optimal.
“Alhamdulillah hari ini kita memulai Safari Ramadan perdana di Kecamatan Betara, tepatnya di Desa Teluk Kulbi. Ini adalah bagian dari upaya kita membangun komunikasi dan memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada 2025 anggaran belanja di Kecamatan Betara mencapai sekitar Rp55,28 miliar. Pada 2026 pembangunan tetap berlanjut, termasuk program bedah rumah yang telah dilaksanakan sekitar 1.200 unit di Kecamatan Betara.
Namun, karena efisiensi anggaran, belanja 2026 di Kecamatan Betara menjadi sekitar Rp16,17 miliar. Bupati berharap anggaran tersebut dapat dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat.
Anwar Sadat juga menyoroti persoalan stunting. Saat ini angka stunting Kabupaten Tanjung Jabung Barat berada di 7 persen. Di Desa Teluk Kulbi tercatat 8 kasus, sedangkan di Kecamatan Betara terdapat 42 kasus.
“Kita berharap upaya penanganan ini terus diperkuat demi kesehatan dan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat menjaga jalan dari Parit Deli hingga Simpang Serdang. Ia meminta kendaraan bertonase di atas 5–7 ton tidak melintas karena jalan tersebut merupakan penghubung strategis antara Kuala Betara dan Betara serta gerbang menuju Tanjung Jabung Timur.
Di bulan Ramadan, Bupati juga mengajak masyarakat menjaga keharmonisan dan tidak menggelar hiburan hingga larut malam yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemkab Tanjung Jabung Barat dan masyarakat Desa Teluk Kulbi. Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur Jambi yang pada saat bersamaan melaksanakan agenda di Kabupaten Muaro Jambi.
Menurutnya, Safari Ramadan menjadi momentum mempererat ukhuwah dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Alhamdulillah, Tanjung Jabung Barat telah menunjukkan banyak pembangunan yang sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Jambi. Terkait stunting, ini bukan soal peringkat, tetapi tentang bagaimana kita memastikan kesehatan anak-anak kita. Semoga sinergi dan kolaborasi ini diridhai Allah SWT,” tutupnya.
Add new comment