JAMBI — Harga cabai di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan harga paling terasa terjadi pada komoditas cabai rawit dan cabai merah keriting, yang kini mulai memberatkan pedagang maupun konsumen.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Johansyah, mengatakan pemerintah daerah terus melakukan pemantauan harga pangan harian bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Menurut Johansyah, berdasarkan laporan pengelola Pasar Angso Duo, kenaikan harga cabai merah keriting bukan disebabkan terhentinya pasokan, melainkan kualitas cabai yang menurun saat tiba di pasar.
“Pasokan cabai tetap masuk, baik dari Kerinci maupun dari luar Provinsi Jambi. Namun sebagian besar kondisinya terlalu basah, sehingga tidak layak jual,” ujar Johansyah.
Kondisi tersebut membuat jumlah cabai yang siap edar berkurang signifikan. Dampaknya, harga di tingkat pedagang naik dan kini berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram.
Meski demikian, Johansyah memastikan harga cabai di Pasar Angso Duo masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni sekitar Rp51.700 per kilogram.
“Secara umum masih tergolong stabil dan belum melewati HET,” katanya.
Untuk mengantisipasi potensi kenaikan lanjutan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan agen dan distributor agar jalur distribusi diperpendek. Ke depan, pasokan cabai akan lebih dioptimalkan dari daerah terdekat seperti Kerinci guna menjaga kualitas komoditas sekaligus menekan biaya distribusi.
Di lapangan, pedagang mengaku kenaikan harga sudah terasa sejak hampir sepekan terakhir. Fitri, salah seorang pedagang cabai di Pasar Angso Duo, menyebut harga cabai merah mengalami lonjakan tajam.
“Awalnya masih di Rp28 ribu sampai Rp30 ribu per kilo, sekarang sudah Rp50 ribu bahkan ada yang sampai Rp60 ribu,” ujar Fitri.
Ia mengatakan, pasokan cabai ke pasar sempat sangat terbatas, bahkan nyaris kosong dalam beberapa hari terakhir.
Sementara itu, harga cabai hijau masih terpantau relatif stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan. Berbeda dengan cabai merah yang justru melonjak dalam dua hari terakhir, setelah sebelumnya sempat turun di kisaran Rp24 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram. (*)
Add new comment