Muaro Jambi – Kepanikan menyergap warga RT 08 Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Selasa (13/1/2026) malam. Seekor ular sanca berukuran sekitar empat meter tiba-tiba diketahui bersembunyi di plafon sebuah gudang bangunan di kawasan permukiman.
Ular berukuran raksasa itu pertama kali diketahui warga saat aktivitas di sekitar gudang mulai terganggu. Karena khawatir ular turun dan membahayakan, warga memilih tidak bertindak sendiri dan langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muaro Jambi.
Laporan diterima petugas sekitar pukul 19.42 WIB. Respons cepat dilakukan. Hanya berselang beberapa menit, satu unit armada Damkartan dengan lima personel Regu I langsung meluncur ke lokasi.
Petugas mendapati ular berada di posisi sulit dijangkau, tepat di atas plafon gudang dengan ruang gerak sempit. Risiko jatuh secara tiba-tiba menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi.
“Evakuasi tidak bisa dilakukan sembarangan. Posisi ular di atas plafon cukup berbahaya, sehingga kami gunakan metode tali tambang agar lebih aman,” ujar Sekretaris Damkartan Muaro Jambi, Herman Susilo.
Proses evakuasi berlangsung menegangkan hampir satu jam. Petugas harus memastikan ular tidak menyerang atau terjatuh ke arah warga. Dengan pengamanan bertahap, ular akhirnya berhasil diturunkan dan diamankan sekitar pukul 20.26 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Setelah berhasil dievakuasi, ular sanca langsung diamankan petugas untuk selanjutnya dilepasliarkan ke habitat yang lebih aman dan jauh dari permukiman warga.
Herman mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, terutama saat musim hujan yang kerap memicu satwa liar keluar dari habitatnya.
“Kalau menemukan ular atau satwa berbahaya, jangan bertindak sendiri. Segera lapor, keselamatan warga yang utama,” tegasnya.(*)
Add new comment