Menjelang pergantian tahun, kilau emas benar-benar menjadi primadona. Memasuki Minggu (28/12/2025), harga emas batangan di Pegadaian kembali memecah rekor harian setelah sepanjang Desember bergerak agresif di jalur hijau.
Pantauan dari laman Sahabat Pegadaian menunjukkan harga emas UBS dan Galeri24 sama-sama naik dibandingkan perdagangan Sabtu (27/12). Penguatan ini menegaskan tren bullish logam mulia di penghujung 2025, dipicu melemahnya dolar AS dan ekspektasi pemangkasan suku bunga global pada kuartal pertama 2026.
Untuk ukuran satu gram, emas UBS hari ini dibanderol Rp 2.684.000, naik Rp 13.000 dari harga Sabtu yang berada di level Rp 2.671.000.
Penguatan serupa terjadi pada emas Galeri24—produk eksklusif anak usaha Pegadaian—yang kini dijual Rp 2.627.000 per gram, melesat Rp 15.000 dari hari sebelumnya.
Kenaikan kedua produk ini menambah daftar panjang reli harga emas sepanjang Desember, yang sempat stagnan hanya dua hari sebelum kembali menanjak.
Untuk emas Antam, per Minggu siang, statusnya masih belum tersedia pada sistem distribusi harian Pegadaian. Kondisi ini biasa terjadi menjelang akhir tahun ketika permintaan ritel melonjak dan pasokan terbatas.
Rincian Lengkap Harga Emas di Pegadaian 28 Desember 2025 (Pukul 13.00 WIB)
UBS
- 0,5 gram: Rp 1.451.000
- 1 gram: Rp 2.684.000
- 2 gram: Rp 5.326.000
- 5 gram: Rp 13.160.000
- 10 gram: Rp 26.182.000
- 25 gram: Rp 65.327.000
- 50 gram: Rp 130.386.000
- 100 gram: Rp 260.667.000
- 250 gram: Rp 651.476.000
- 500 gram: Rp 1.301.422.000
Galeri24
- 0,5 gram: Rp 1.378.000
- 1 gram: Rp 2.627.000
- 2 gram: Rp 5.175.000
- 5 gram: Rp 12.841.000
- 10 gram: Rp 25.613.000
- 25 gram: Rp 63.873.000
- 50 gram: Rp 127.646.000
- 100 gram: Rp 255.166.000
- 250 gram: Rp 636.348.000
- 500 gram: Rp 1.272.696.000
- 1.000 gram (1 Kg): Rp 2.545.391.000
Pegadaian sendiri menawarkan tiga jenis emas—UBS, Galeri24, dan Antam—dengan rentang ukuran berbeda. Galeri24 dan Antam tersedia mulai 0,5 gram hingga 1 kg, sedangkan UBS tersedia hingga 500 gram.
Penguatan menjelang penutupan tahun dinilai menjadi momen banyak investor menambah porsi emas untuk melindungi portofolio. Emas sering dipilih sebagai aset lindung nilai—terutama saat ketidakpastian ekonomi global meningkat.
Reli emas yang terus berlanjut ini diprediksi masih akan berpotensi menguat hingga awal 2026 seiring ekspektasi pemangkasan suku bunga dan naiknya permintaan aset safe haven.(*)
Add new comment